BLANTERORIONv101

​Di Balik Goresan SKMT: Menyalakan Kembali Spirit Pengabdian Guru PAI Setu Tangerang Selatan

6 Agustus 2026

 


       Di balik pintu ruang kelas SDN Muncul 1 Kota Tangerang Selatan, jarum jam dinding persis menyentuh angka satu siang. Udara hangat khas tengah hari menyusup pelan melalui selang-selang jendela, bercampur dengan aroma kertas dan derit halus kursi besi modifikasi kayu yang digeser. Di dalam ruangan itu, beberapa Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) dari wilayah Setu telah berkumpul. Layar-layar laptop yang menyala memancarkan cahaya kebiruan, memantulkan bayangan wajah-wajah yang penuh keseriusan sekaligus antusiasme.

       Di depan ruangan, duduk sosok Pengawas Guru PAI yang baru, Bapak Sahroni, M.Pd.Meskipun ini menjadi momen perkenalan ke dua bagiku namun ada juga perdana untuk beberapa para guru, perawakannya yang bersahaja langsung memancarkan wibawa yang alami tanpa perlu dibuat-buat. Senyum tipis mengembang ramah di wajahnya, mengalirkan kesan terbuka dan mengayomi. Tatapannya hangat, menyapu seluruh sudut ruangan dengan lembut, seolah menyapa dan merangkul setiap pasang mata yang menatapnya penuh harap.

       Kehadirannya sebagai pengawas baru membawa angin segar sekaligus ketenangan tersendiri. Kehangatan sikapnya perlahan meluluhkan rasa canggung dan mengikis kecemasan para guru yang belakangan bergelut dengan tenggat pemutakhiran data SIAGA (Sistem Informasi dan Administrasi Guru Agama). Tanpa perlu banyak kata di awal, wibawa dan keramahannya mampu mengubah ketegangan di ruang SDN Muncul 1 siang itu menjadi rasa percaya dan optimisme baru.

       Kehadiran Bapak Sahroni, M.Pd., siang itu sungguh menjadi berkah dan penyejuk bagi kami. Bagi seluruh Guru Pendidikan Agama Islam di wilayah Setu, kedatangan beliau bukan sekadar agenda pembinaan kedinasan dari seorang atasan. Lebih dari itu, beliau adalah sosok pengayom yang sangat kami harapkan kehadirannya. Di layar laptop masing-masing, portal SIAGA telah siap pada menu unggah dokumen SKMT (Surat Keterangan Melaksanakan Tugas), sebuah tahap penting yang memerlukan kearifan, pengesahan, dan tanda tangan resmi dari beliau agar proses administrasi kami berjalan lancar.

       "Guru-guru agama kalau situasi begini pasti dicari-cari terus saya," puji sekaligus seloroh Bapak Sahroni disambut gelak tawa renyah yang seketika memecah ketegangan ruangan SDN Muncul 1.

      Beliau melontarkan candaan itu dengan gaya yang sangat santai, mengisyaratkan bahwa beliau sangat paham betapa krusialnya peran tanda tangan beliau bagi nasib dan pencairan tunjangan para guru. Kelakar hangat itu tidak hanya memancing senyum, tetapi juga meruntuhkan dinding sekat antara pengawas dan bawahan. Dengan penuh kesabaran, beliau melayani satu per satu lembar SKMT yang disodorkan, membubuhkan tanda tangan dengan cermat sembari sesekali menyisipkan gurauan segar yang menyegarkan pikiran. Kehadiran Bapak Sahroni siang itu tidak hanya menuntaskan dahaga administrasi kami, tetapi juga membawa kehangatan yang menguatkan semangat pengabdian para GPAI.

      Begitu pena Bapak Sahroni, M.Pd. terangkat dan meninggalkan jejak tanda tangan di atas lembaran SKMT, lega rasanya hati kami. Tanpa membuang waktu, kami segera bergerak cepat mengalihkan dokumen fisik tersebut ke dalam bentuk digital. Suasana ruangan SDN Muncul 1 mendadak riuh rendah oleh bunyi ketukan jemari dan kilatan lampu pemindai dari ponsel pintar masing-masing.

       Dengan cermat dan penuh kehati-hatian, setiap sudut kertas disesuaikan melalui aplikasi pemindai (scanner) agar posisi dokumen presisi, tidak miring, dan seluruh tulisan serta tanda tangan beliau terlihat sangat jelas. Bagi kami, kejernihan hasil ponsel ini sangat menentukan agar berkas tidak ditolak oleh sistem.

      Begitu lensa kamera ponsel berhasil mengunci fokus dan memindai dengan sempurna, tombol pemicu pun ditekan. Tanpa menunggu lama, berkas digital format PDF yang bersih dan jernih itu langsung kami unggah (upload) ke portal SIAGA.

        Langkah cepat ini menjadi penentu penting dalam alur kerja kami siang itu. Dengan tuntasnya pengunggahan SKMT yang telah ditandatangani oleh Bapak Sahroni, M.Pd., pintu verifikasi resmi terbuka. Hambatan administrasi yang semula membayangi kini sirnah, memberi kami keleluasaan penuh untuk segera beralih dan melengkapi tahapan tugas lainnya di SIAGA, dengan perasaan tenang, mantap, dan penuh percaya diri.

       Semoga kehadiran Bapak Sahroni, M.Pd. sebagai pengawas baru di wilayah kami tidak hanya menjadi simbol pergantian kepemimpinan, melainkan menjadi awal dari transformasi yang benar-benar membawa angin segar. Kebijaksanaan, kehangatan, serta pendekatan humanis yang beliau tunjukkan sejak pembinaan perdana di SDN Muncul 1 ini telah terbukti mampu meruntuhkan dinding kaku birokrasi dan mencairkan ketegangan administrasi. Lebih dari sekadar penyelesaian tugas-tugas teknis seperti portal SIAGA, bimbingan beliau telah menyuntikkan kesadaran dan semangat baru di dalam jiwa setiap Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) di Kecamatan Setu.

       Dari tempat ini, tumbuh harapan mendalam bahwa pendampingan berkelanjutan dari beliau akan menjadi simpul pengikat kebersamaan dan pintu pembuka bagi kemudahan, keberkahan, serta kesuksesan langkah kami ke depan. Kami merindukan sosok pengayom yang tidak hanya hadir menagih kewajiban, tetapi juga sabar menuntun, merangkul kendala, dan memotivasi di kala kami ragu.

   Semoga arahan yang terstruktur, motivasi yang menyejukkan, serta keteladanan yang beliau bagikan mampu memacu kami untuk lepas dari zona nyaman, bertransformasi menjadi pendidik yang tidak hanya adaptif terhadap perkembangan teknologi dan administrasi, tetapi juga tetap memegang teguh profesionalisme, integritas tinggi, dan ketulusan dalam mengemban amanah membimbing moral serta akhlak generasi penerus bangsa.

Biografi Penulis
Nurmilah, S.Pd., M.Pd

Guru UPTD SDN Kademangan 01 Kota Tangerang Selatan 

 

 

 

 

 

Komentar