![]() |
| Aktivitas AAC di pantai (dok. penulis) |
Tangerang Selatan - Mengisi waktu liburan akhir tahun ajaran sekolah, kami dari para rider yang tergabung dalam Al Sky Adventure Club (AAC) menggelar kegiatan rihlah dan tadabur alam. Perjalanan ini kami niatkan untuk mengisi liburan di sela-sela kesibukan, sekaligus sebagai sarana refleksi, refreshing, dan yang paling utama adalah tadabur alam mentafakuri keindahan alam semesta ciptaan Tuhan, khususnya keindahan pantai dan pulau-pulau di kawasan Ujung Kulon, Banten.
Perjalanan kali ini diikuti oleh 8 motor dan 14 peserta, di antaranya ada : Elan, Zen, Lazu, Hambali, Tono, Anwar, Fatih, serta para rider lainnya yang tergabung dalam komunitas Al Sky Adventure Club.
Awal Perjalanan: Tangerang Selatan menuju Pandeglang
Sabtu pagi sekitar pukul 07.00 WIB, kami berkumpul di titik kumpul pertama yakni Kampus ITI (Institut Teknologi Indonesia), Muncul, Kota Tangerang Selatan. Sebelum mesin dinyalakan, kami melakukan briefing mengenai rute yang akan dilalui serta berdoa bersama memohon keselamatan dan kelancaran. Mengingat jarak tempuh dari Tangerang Selatan menuju Ujung Kulon mencapai lebih dari 200 km, persiapan matang adalah kunci.
Bismillah, gas mulai diputar. Kami menyusuri batas Kota Tangerang Selatan, lalu memasuki kawasan Cisauk, Kabupaten Tangerang. Menjelang siang, rombongan tiba di wilayah Kota Tangerang dan beristirahat sejenak selama satu jam (pukul 11.30 – 12.30 WIB) untuk makan siang, merenggangkan otot, serta melaksanakan salat Zuhur dan Asar secara jamak takdim.
Perjalanan dilanjutkan melintasi Rangkasbitung yang menjadi pusat Kota Lebak. Menyusuri perbukitan dan pepohonan hijau di daerah Lebak memberikan kesegaran tersendiri sebelum akhirnya rombongan memasuki wilayah Pandeglang. Di Pandeglang, kami menyempatkan rehat untuk ketiga kalinya sekitar 30 menit guna mengisi BBM, minum, dan menikmati cemilan ringan.
Pesona Tanjung Lesung & Welcoming Sunset Ujung Kulon
Memasuki kawasan Pandeglang Selatan, rombongan menyempatkan singgah dan berfoto di kawasan Tanjung Lesung salah satu destinasi wisata bahari yang sangat indah. Setelah puas mengabadikan momen, perjalanan berlanjut menuju titik utama di Ujung Kulon.
Setelah menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 200 km dengan waktu tempuh sekitar 7 jam, alhamdulillah seluruh rombongan tiba di lokasi tujuan menjelang waktu Magrib. Rasa lelah langsung terbayar saat kami menyambut detik-detik matahari terbenam (sunset) di tepi pantai sambil menyaksikan aktivitas para nelayan yang bersiap melaut. Malam itu, kami bermalam di sekitaran pantai untuk beristirahat dan mengisi kembali energi.
Keanggunan Pulau Oar: Surga Kecil di Ujung Banten
Keesokan harinya, petualangan utama dimulai. Pagi-pagi sekali, kami bersiap menyeberang menuju Pulau Oar. Dengan menumpangi perahu kecil yang dipandu oleh 1 nahkoda dan 1 asisten kapal, seluruh anggota AAC menyeberang dengan aman.
Setibanya di Pulau Oar, kami dibuat terkesima. Air lautnya begitu jernih, pasir pantainya putih bersih, dan terumbu karangnya terhampar indah. Dalam hati terbersit rasa syukur yang mendalam: perjalanan 7 jam dan jarak 200 km terbayar tuntas oleh keindahan Pulau Oar.
Selama kurang lebih 4 jam (pukul 07.00 – 11.00 WIB), kami mengeksplorasi Pulau Oar. Mulai dari berenang di laut, bermain pasir, hingga sekadar menikmati embusan angin dan deburan ombak.
Perjalanan Pulang & Penutup
Pukul 11.00 WIB kami kembali ke homestay untuk bersiap-siap. Pukul 12.00 hingga 13.00 WIB kami gunakan untuk istirahat, bersih-bersih, serta packing barang. Tepat pukul 13.00 WIB, rombongan memutar arah untuk kembali menuju Tangerang Selatan. Alhamdulillah, perjalanan pulang berjalan lancar dan kami tiba kembali di titik akhir di Tangerang Selatan pada pukul 19.30 WIB dengan selamat tanpa kurang satu apa pun.
Perjalanan menjelajah Ujung Kulon ini memberikan kesan yang sangat mendalam. Indonesia sungguh kaya akan keindahan alam yang patut kita jaga dan syukuri.
Keberhasilan dan kelancaran kegiatan ini tentu tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para sponsor:
- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Insan Medika
- Al Syukro Universal
- Philosqopiqe
- Pentachem
- Penta Fidd Gold
- Komunitas Terus Menulis
- Edusio Nasional Indonesia
- Ardiluna Fotografi
- Ikatan Alumni Santri Al-Ihsan
Serta terima kasih setinggi-tingginya kepada Bapak, Ibu, Saudara, Saudari, Sahabat Karib, dan Keluarga tercinta yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu atas doa dan dukungannya.

Social Media